RUTENG, NTTNEWS.NET – Suasana upacara peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 di Lapangan Beo Kina mendadak hening penuh haru. Semua mata tertuju pada sosok kecil di atas mimbar: Gabriela Selandra Nago, siswi kelas V SDI Lenteng, Desa Compang Dari, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan percaya diri, ia tampil membawakan pidato kebangsaan yang begitu menyentuh hati.
Dengan suara lantang namun tetap polos khas anak-anak, Gabriela menyampaikan pesan mendalam tentang arti kemerdekaan.
“Kita harus bersatu, jangan saling membenci. Indonesia merdeka karena perjuangan para pahlawan, tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan dan saling menghargai,” ucap Gabriela, membuat ratusan pasang mata tertegun.
Pidato sederhana namun penuh makna itu berhasil menggetarkan setiap orang yang hadir. Pesan kebangsaan yang ia bawa bukan sekadar menegaskan arti kemerdekaan, melainkan juga mengingatkan pentingnya toleransi serta semangat membangun bangsa di tengah tantangan zaman.
Tak disangka, anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Vinsensius Supriadi, Ketua Komisi A dari Fraksi PKB yang hadir dalam upacara tersebut, berdiri dan menghampiri Gabriela. Dengan raut kagum, ia menyampaikan apresiasi mendalam.
“Pidato ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa semangat kebangsaan harus terus tumbuh sejak dini. Anak kecil saja mampu menyuarakan pesan yang begitu dalam, bagaimana dengan kita yang sudah dewasa?” ungkap Vinsen dengan mata berbinar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









