Sebagai bentuk penghargaan, ia bersama anggota dewan lain memberikan reward spontan kepada Gabriela di hadapan masyarakat. Tindakan itu disambut dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin yang tak kuasa menahan rasa bangga.
Banyak warga menilai bahwa peringatan kemerdekaan kali ini menjadi sangat berkesan dan berbeda dari sebelumnya. Suara hati seorang anak kecil mampu membangunkan kembali rasa nasionalisme yang mulai memudar di tengah derasnya arus modernisasi.
Seorang warga, mengaku terharu hingga meneteskan air mata.
“Saya tidak sangka, seorang anak SD bisa bicara sebijak itu. Saya merasa seperti diingatkan kembali bahwa kemerdekaan ini harus dijaga dengan hati, bukan hanya dengan kata-kata,” ujarnya.
Upacara 17 Agustus di Rahong Utara tahun ini pun tercatat sebagai momen berharga. Lewat suara kecil Gabriela, semangat kebangsaan kembali menyala di dada setiap orang yang hadir di Lapangan Beo Kina. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









