Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PILU! Excel, Bocah 13 Tahun Asal Manggarai Berjuang Melawan Penyakit di Kepala, Orang Tua Menangis Mohon Bantuan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
312d4510 c3ea 11f1 a2d9 5b94fe8a47f6
PILU! Excel, Bocah 13 Tahun Asal Manggarai Berjuang Melawan Penyakit di Kepala, Orang Tua Menangis Mohon Bantuan. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa, bermain bersama teman-teman, belajar, dan merajut cita-cita, Andreas Excel Cleon Derrel Dura justru harus menghadapi perjuangan berat melawan penyakit yang mengancam kesehatannya.

Bocah berusia 13 tahun yang akrab disapa Excel itu kini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kondisi kesehatannya membuat keluarga diliputi kecemasan dan kesedihan, terlebih ketika hasil pemeriksaan CT scan menunjukkan adanya massa di dalam kepala yang menekan beberapa bagian otak, disertai dugaan penumpukan cairan otak.

Di tengah perjuangan tersebut, keluarga Excel kini membutuhkan uluran tangan dari masyarakat, para dermawan, serta perhatian pemerintah Kabupaten Manggarai agar anak mereka dapat memperoleh pemeriksaan lanjutan, pengobatan, dan tindakan medis yang dibutuhkan.

Excel merupakan putra dari pasangan Alfonsus Supardi Dura dan Maria Margareta. Keluarga ini berasal dari Waso, RT 010/RW 002, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT.

Di balik perjuangan medis yang sedang dijalani Excel, tersimpan harapan besar kedua orang tuanya: melihat sang buah hati kembali sehat, mampu berjalan, berbicara dengan jelas, dan menjalani kehidupan sebagaimana anak-anak seusianya.

Kondisi Excel Membuat Orang Tua Diliputi Kecemasan

Kepada media ini, Jumat (9/10/2026), Alfonsus Supardi Dura menyampaikan bahwa keluarganya saat ini sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak untuk membiayai kebutuhan pengobatan anaknya.

Baca Juga :  Coffee Morning dengan Pers, Kajari Mabar Bongkar Alasan Penetapan Tersangka Harus Ekstra Hati-hati

Menurut Alfonsus, kondisi Excel membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan hasil CT scan, ditemukan massa di dalam kepala yang menekan beberapa bagian otak. Selain itu, terdapat dugaan penumpukan cairan otak yang masih membutuhkan penanganan dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Dampak kondisi tersebut juga dirasakan dalam aktivitas sehari-hari Excel. Ia mengalami kesulitan berjalan dan berbicara dengan jelas. Situasi ini tentu menjadi beban emosional yang berat bagi kedua orang tuanya, yang harus menyaksikan anak mereka berjuang menghadapi kondisi kesehatan yang tidak mudah.

Sebagai orang tua, Alfonsus dan Maria tentu menginginkan kehidupan yang lebih baik bagi putra mereka. Namun, di tengah kebutuhan perawatan yang terus berjalan, mereka dihadapkan pada persoalan biaya pemeriksaan, pengobatan, kebutuhan selama dirawat, hingga rencana rujukan ke rumah sakit di Bali.

Dengan penuh harapan, Alfonsus menyampaikan permohonan bantuan kepada masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perjuangan anaknya.

“Mohon doa dan bantuan untuk anak kami. Dengan hati yang penuh harapan, kami memohon uluran tangan dari Bapak/Ibu serta saudara-saudari yang baik hati. Saat ini, anak kami sedang menjalani perawatan dan membutuhkan pemeriksaan serta penanganan medis lebih lanjut,” ungkap Alfonsus.

Ia berharap masyarakat dapat membantu meringankan beban keluarga agar Excel memperoleh kesempatan menjalani pengobatan sesuai kebutuhan medisnya.

Berharap Dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar

Perjuangan keluarga Excel tidak berhenti pada perawatan yang sedang dijalani di RSU Siloam Labuan Bajo. Keluarga juga membutuhkan dukungan untuk proses rujukan ke RSUP Sanglah Denpasar, Bali, guna mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan penanganan medis sesuai rekomendasi dokter.

Baca Juga :  Hak Keberatan Nyaris Terhalang! Pengaduan Calon Nomor 2 Pilkades Bangka Lewat Baru Diterima Usai Panwas Turun Tangan

Rencana rujukan tersebut menjadi salah satu harapan keluarga di tengah kondisi kesehatan Excel yang membutuhkan perhatian serius. Namun, perjalanan menuju pengobatan lanjutan tentu memerlukan persiapan, termasuk biaya transportasi, pemeriksaan, pengobatan, dan kebutuhan lain selama menjalani perawatan.

Bagi keluarga, setiap tahapan pengobatan menjadi bagian penting dari perjuangan untuk membantu Excel mendapatkan penanganan yang dibutuhkannya.

“Sebagai orang tua, kami hanya ingin melihat anak kami kembali sehat. Kami ingin Excel bisa berjalan, berbicara dengan baik, dan menjalani kehidupannya seperti anak-anak lainnya,” demikian harapan yang disampaikan keluarga.

Di tengah ketidakpastian yang mereka hadapi, doa dan dukungan masyarakat menjadi sumber kekuatan bagi keluarga untuk terus berjuang. Mereka berharap masih ada banyak orang baik yang bersedia membantu, baik melalui bantuan materi maupun doa yang tulus.

Keluarga Membuka Donasi, Sekecil Apa Pun Bantuan Sangat Berarti

Untuk memenuhi kebutuhan pengobatan Excel, keluarga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk memberikan bantuan secara sukarela.

Donasi tersebut diharapkan dapat membantu biaya pemeriksaan lanjutan, pengobatan, kebutuhan selama perawatan, serta proses rujukan ke rumah sakit di Denpasar, Bali.

  • Bagikan