“Para wisatawan, termasuk pemandu wisata, dievakuasi ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Sementara kapten kapal dan kru memilih tetap berada di lokasi untuk menjaga kapal hingga proses evakuasi kapal dilakukan,” lanjut AKP Dimas.
Rombongan wisatawan tiba di Pelabuhan Marina sekitar pukul 22.40 WITA, dan selanjutnya diserahkan kepada pihak agen perjalanan untuk penanganan lebih lanjut.
“Semua wisatawan asing telah diserahkan kembali ke agen wisata masing-masing,” ungkap perwira lulusan Akpol 2016 itu.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai instansi, antara lain Basarnas Pos SAR Manggarai Barat, Satpolairud Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, serta instansi lainnya.
Tim menggunakan armada penyelamat seperti Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas dan Speedboat milik KSOP Labuan Bajo.
Menutup keterangannya, AKP Dimas mengimbau para operator kapal wisata untuk lebih memperhatikan aspek teknis dan navigasi sebelum melakukan pelayaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku usaha wisata bahari untuk memastikan kesiapan kapal secara menyeluruh, baik dari segi teknis maupun prosedur keselamatan,” tegasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









