“Pertandingan yang disaksikan ribuan penonton itu berjalan lancar dan tentunya semua berkat kerja sama panitia, masyarakat, pemerintah desa, dan pihak keamanan. Semua berperan penting menjaga kondusivitas acara,” tegasnya.
Turnamen sepak bola Yubileum Cup ini merupakan bagian dari perayaan 100 tahun pelayanan Gereja Katolik di Rekas. Perayaan seabad ini tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga berbagai ajang sosial, budaya, dan olahraga yang melibatkan masyarakat luas.
“Turnamen ini bukan sekadar hiburan atau kompetisi olahraga, tetapi juga sarat makna. Gelaran ini mengusung pesan kebersamaan, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan sosial masyarakat setempat,” tambah Ketua DPRD Mabar itu.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, turut menyampaikan rasa syukur atas kelancaran jalannya turnamen hingga semi final.
Menurutnya, sportivitas para pemain dan dukungan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut.
“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendukung dengan penuh semangat namun tetap tertib. Harapan kami, final nanti bisa menjadi puncak perayaan yang meriah sekaligus damai,” ujarnya.
Final turnamen dijadwalkan berlangsung akhir pekan mendatang dan diperkirakan akan menyedot penonton dalam jumlah lebih besar lagi.
Wae Jare FC yang sudah memastikan tiket final akan berhadapan dengan pemenang laga semi final lainnya, yang tidak kalah ditunggu-tunggu masyarakat. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









