Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Warga Belu Diduga Tertembak di Perbatasan, Polda NTT Imbau Warga Tetap Tenang

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250819 WA0048
Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Seorang warganya, ATB (33), meninggal dunia diduga akibat tertembak di wilayah Fatumea, Distrik Suai/Kobalima, Timor Leste, pada Minggu malam (17/8/2025). (foto : isth).

Sementara itu, Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak bertindak di luar hukum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan aksi balasan. Polres Belu terus berkoordinasi dengan otoritas perbatasan, dan kami siap mendampingi keluarga korban dalam menghadapi situasi ini,” tegas Kapolres.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berburu di wilayah Timor Leste melalui jalur tikus, karena sangat berisiko dari sisi keamanan maupun hukum.

Baca Juga :  Babak Baru Sengketa Tanah Keranga, Bareskrim Polri Panggil Pemilik Hotel Mewah dan Staf BPN Manggarai Barat

“Kami harap masyarakat memahami bahwa memasuki wilayah negara lain tanpa izin resmi sangat berbahaya. Selain ancaman hukum lintas negara, keselamatan jiwa juga menjadi taruhannya,” imbuhnya.

Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya kewaspadaan di daerah perbatasan.

Baca Juga :  Tumbangkan Komodo Tiga Set Langsung, Kuwus Melaju ke Final O2SN Voli Putri Kabupaten Manggarai Barat

Polda NTT menegaskan komitmennya untuk menangani setiap peristiwa dengan profesional, koordinatif, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan demi terciptanya keamanan dan kedamaian bersama di wilayah Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste (RI–RDTL). **

  • Bagikan