Ia juga menilai media massa memiliki peran strategis dalam menjaga semangat kebangkitan nasional melalui penyajian informasi yang edukatif, membangun, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Sebagai insan pers, lanjut Andi, media harus menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menjadi kontrol sosial dalam menjaga demokrasi dan kedaulatan negara.
“Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan membangun optimisme bersama. Indonesia akan kuat apabila generasi mudanya memiliki karakter, pendidikan, dan rasa cinta tanah air yang tinggi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat agar tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang dapat merusak persatuan bangsa. Menurutnya, menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah atau aparat negara, tetapi tanggung jawab bersama seluruh rakyat Indonesia.
“Persatuan adalah kekuatan utama bangsa ini. Mari kita rawat keberagaman, menjaga toleransi, dan terus membangun Indonesia dengan semangat gotong royong,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Alfonsius Andi berharap peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini dapat menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus berkarya, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta bersama-sama mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga generasinya. Mari jaga tunas bangsa demi kedaulatan negara,” tutupnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









