KUPANG, NTTNEWS.NET – Bharaka Rani Yohanes Seran, yang sebelumnya mengalami luka tembak pada kaki kiri dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua, dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.
Pemberian pangkat tersebut menjadi Abripda dan berlangsung dalam upacara kenaikan pangkat luar biasa di Mapolda NTT, Kamis (29/2/2024).
Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Alwi Setiyono, S.I.K., M.Hum, memimpin upacara tersebut, mengatakan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan Abripda Rani Yohanes Seran dalam menjalankan tugas operasi di Papua.
Operasi yang dikenal dengan nama Operasi Damai Cartenz ini menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan perdamaian, keamanan, dan penegakan hukum terhadap KKB.
Wakapolda menyampaikan bahwa tim Satgas Damai Cartenz mengalami serangan tembakan dari KKB di Intan Jaya, Papua, pada tanggal 21 November 2023 lalu, setelah selesai melaksanakan olah TKP tindak kejahatan di Distrik Titigi.
Kejadian ini menyebabkan Abripda Rani Yohanes Seran mengalami luka tembak pada kaki kiri, dan anggota Satgas Damai Cartenz lainnya, Bharrada Bonifasius Boy Djawa, gugur dalam tugas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









