Oleh: Plasidus Asis Deornay, S.H, Advokat dan Ketua Komodo Lawyers Club, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
JAKARTA, NTTNEWS.NET – Keseruan Pilkada Manggarai Barat tahun 2024 telah menjadi sorotan utama dengan berbagai dinamika yang mengiringinya.
Berbagai nama calon pemimpin mulai mencuat ke publik melalui liputan media yang intens. Namun, di balik gemerlapnya sorotan tersebut, tersembunyi sebuah realitas yang perlu kita refleksikan secara mendalam.
Menjadi figur nomor satu atau dua di Kabupaten Manggarai Barat tidak hanya membutuhkan popularitas di kalangan partai politik dan masyarakat.
Kesiapan dan persiapan yang matang juga menjadi kunci utama. Namun, ada satu faktor yang sering kali menjadi pusat perhatian dalam dunia politik, yakni uang.
Banyak yang menyebut uang sebagai “Setan” dalam konteks pemilihan umum maupun pilkada. Uang memiliki daya tarik yang kuat dan seringkali menjadi penentu utama dalam perolehan suara.
Namun, perlu diingat bahwa uang hanyalah benda mati tanpa kekuatan jika tidak digerakkan oleh manusia.
Dalam konteks politik di Manggarai Barat, uang (atau “Setan” sebagaimana disebutkan) memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Tidak jarang, kandidat dengan sumber daya keuangan yang besar lebih mudah meraih kemenangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









