LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Insiden tawuran di Lapangan Sepakbola Tembarai Rekas, Desa Kempo, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, menjadi sorotan setelah terjadi kericuhan antar pemain.
Wakapolsek Sano Nggoang, Aiptu Yanri Brihard Septory, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut bukan melibatkan supporter, melainkan terjadi di antara para pemain.
“Insiden yang terjadi hari ini di Lapangan Sepakbola Tembarai Rekas adalah masalah antar pemain, bukan supporter,” jelas Yanri saat dihubungi media pada Rabu (24/7) malam.
Menurutnya, meskipun sempat terjadi kerusuhan yang memenuhi lapangan sepakbola selama sekitar 10 menit, situasi cepat dikendalikan oleh keamanan TNI-POLRI.
“Kami dari pihak keamanan Kepolisian bersama anggota TNI berhasil mengamankan para pemain dan menyelesaikan masalah tersebut,” tambahnya.
Diketahui bahwa kedua tim yang terlibat, yaitu Holigans Kenari dan Lancang FC, langsung diskualifikasi dari turnamen Kempo CUP II setelah rapat teknis dan penilaian dari pihak penyelenggara.
“Kedua tim, beserta suporter, manajer tim, dan pelatih yang terlibat langsung diskualifikasi dari turnamen Kempo CUP II,” ungkapnya.
Yanri juga memberikan himbauan kepada semua tim yang masih akan bertanding untuk mematuhi aturan yang ada dan menjaga ketertiban masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









