LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Pada Rabu, 7 Agustus 2024, Kampung Nanga Nae di Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, menjadi pusat perhatian dalam rangkaian acara yang penuh makna dan tradisi.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA), serta pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Edistasius Endi dan Yulianus Weng (EDI-WENG) menggelar acara adat Wuat Wa’i yang penuh warna dan kehangatan.
Acara dimulai dengan sambutan meriah dari masyarakat setempat yang menggelar prosesi curu, yaitu tradisi jemputan yang menggabungkan tarian adat ronda oleh para tetua adat.
Prosesi ini merupakan ungkapan penghormatan dan kekaguman terhadap para tamu, serta simbol sambutan hangat dan kesiapan masyarakat untuk menyambut pasangan calon.
Setibanya di rumah salah satu tetua adat, pasangan calon Edi dan Weng disambut dengan upacara Reis.
Upacara ini adalah bentuk sapaan adat Manggarai yang melibatkan berbagai ritual simbolis.
Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran acara dan mendapatkan restu dari leluhur agar perjalanan menuju Pilkada berlangsung tanpa hambatan.
Upacara Reis menjadi salah satu aspek penting dalam tradisi Manggarai yang menegaskan pentingnya dukungan spiritual dan kultural dalam proses politik.
Acara dilanjutkan dengan penerimaan acara kepok dari para tetua adat, sebuah simbol dukungan dan kehormatan dalam tradisi Manggarai.
Kepok menandakan bahwa para calon telah diterima secara resmi oleh masyarakat adat dan mendapatkan dukungan penuh dalam kontestasi Pilkada yang akan datang.
Dalam sambutannya, Calon Wakil Bupati Yulianus Weng mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Ia menyadari bahwa banyak di antara mereka yang meninggalkan kesibukan sehari-hari demi kehadiran pada acara ini.
“Kami yakin dan percaya Bapak Ibu semua pasti punya kesibukan sendiri. Tapi karena adanya rasa cinta akan kebersamaan terhadap bapak ibu semua rela meninggalkan kesibukannya dan hadir,” ujarnya dengan penuh rasa hormat.
Weng juga menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang telah diberikan sejak Pilkada 2020, serta bagaimana dukungan dan doa dari masyarakat telah memperkuat semangat mereka dalam memimpin.
Ia menegaskan, “Dukungan serta doa itu kami rasakan sampai dengan saat ini maupun yang akan datang dari keluarga semua. Doa dukungan itulah yang menguatkan saya dan adik Edi.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









