Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Portal Jalan Dibongkar Subur dan Sembiring, Lurah Bantah Tuduhan sebagai Mafia Tanah

  • Bagikan
IMG 20250203 165735
Vinsensius Taso Lurah Labuan bajo didampingi Kasi pemerintah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas meninjau langsung lokasi Boe Batu (Toro Bembe), Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. (foto : NTTNews.net/Andy).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Dua unit portal yang menutup akses jalan di Boe Batu (Toro Bembe), Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dibongkar oleh sekelompok warga pada Jumat (31/1/2025).

Fransiskus Subur, Rudi Sembiring, dan beberapa warga lainnya melakukan aksi pembongkaran tersebut. Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat dan diliput oleh stasiun TV swasta nasional, iNewsTV dan beberapa media online.

Dalam siarannya, iNewsTV menampilkan pernyataan dari pihak yang membongkar portal. Mereka menyebut bahwa portal tersebut menghalangi akses warga ke rumah mereka.

Baca Juga :  Kongres PMKRI di Ruteng, Momentum Meneguhkan Arah Pembangunan Nasional dari Timur Indonesia

Selain itu, Fransiskus Subur dan Rudi Sembiring menuduh Lurah Labuan Bajo, Vinsensius Taso, sebagai mafia tanah di wilayah tersebut.

Menanggapi tuduhan tersebut, Vinsensius Taso langsung memberikan klarifikasi di lokasi pembongkaran pada Senin siang (3/2/2025).

Ia menegaskan bahwa informasi yang disampaikan Fransiskus Subur dan Rudi Sembiring melalui iNewsTV adalah berita bohong.

Baca Juga :  KPK Tahan Bupati Lombok Barat, Sita Aset dan Uang Senilai Rp9,06 Miliar dalam OTT

“Itu tidak benar. Tuduhan bahwa saya mafia tanah adalah fitnah. Saya pastikan bahwa portal ini dipasang di atas tanah pribadi Blasius Aman, bukan di jalan umum,” tegas Vinsensius.

Ia menjelaskan bahwa portal tersebut didirikan oleh pemilik lahan, Blasius Aman, yang merupakan ahli waris dari Dance Turuk.

  • Bagikan