Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Festival Golo Koe 2025: Perayaan Iman, Budaya, dan Pariwisata di Keuskupan Baru Labuan Bajo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250810 113115
Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Fransiskus S. Sodo, selaku Ketua Pelaksana Festival Golo Koe 2025, mendampingi Vikjen Keuskupan Labuan Bajo, Rm. Rikardus Manggu, Pr, dalam konferensi pers penyelenggaraan Festival Golo Koe 2025 di Rumah Keuskupan Labuan Bajo, Sabtu (9/8/2025). (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Persiapan pelaksanaan Festival Golo Koe 2025 memasuki tahap akhir. Rangkaian acara yang menjadi ikon rohani, budaya, dan pariwisata Kabupaten Manggarai Barat ini dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus 2025 di Labuan Bajo, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemerintah, dan gereja.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Fransiskus S. Sodo, selaku Ketua Pelaksana Festival Golo Koe 2025, mendampingi Vikjen Keuskupan Labuan Bajo, Rm. Rikardus Manggu, Pr, dalam konferensi pers penyelenggaraan Festival Golo Koe 2025 di Rumah Keuskupan Labuan Bajo, Sabtu (9/8/2025).

“Festival Golo Koe tahun ini sangat istimewa karena dilaksanakan ketika Labuan Bajo sudah resmi menjadi keuskupan mandiri, setelah mekar dari Keuskupan Ruteng pada November 2024. Hal ini berpengaruh pada tema dan kepanitiaannya, yang kini lebih luas dan inklusif,” ungkap Fransiskus S. Sodo.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

Keunikan tahun ini terletak pada posisi Labuan Bajo yang baru saja menjadi Keuskupan Labuan Bajo, yang tidak hanya menjadi pusat kegiatan rohani tetapi juga simbol kebangkitan budaya dan pariwisata berkelanjutan.

Kepanitiaan festival melibatkan lintas elemen masyarakat di wilayah Keuskupan Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai Barat, dengan dukungan penuh dari Keuskupan Ruteng melalui penyediaan fasilitas dan tenaga pendukung.

Festival Golo Koe 2025 mengusung tema: “Keuskupan Labuan Bajo: Merajut Kebangsaan dan Pariwisata Berkelanjutan yang Sinodal dan Inklusif.”

Tema ini menegaskan peran Keuskupan Labuan Bajo sebagai rumah kebangsaan dan mozaik persaudaraan yang merangkul kemajemukan, berjalan bersama dalam keberagaman budaya dan spiritualitas, serta mengedepankan pariwisata yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  Ini Bukan Konservasi! AWSTAR Serang Kebijakan Kuota di Taman Nasional Komodo

“Melalui festival ini, kami ingin menegaskan bahwa gereja hadir untuk semua, melintasi batas-batas budaya dan agama, demi persaudaraan sejati dan pembangunan pariwisata yang tidak merusak alam,” tambah Rm. Rikardus Manggu, Pr.

Agenda Hari-Hari Puncak Festival Golo Koe 2025

1. Pembukaan Pameran UMKM dan Pentas Seni Budaya Nusantara

Hari/Tanggal: Minggu, 10 Agustus 2025

Waktu: 17.00 WITA – selesai

Tempat: Waterfront City Marina Labuan Bajo

2. Kebangunan Rohani Katolik (KRK)

Hari/Tanggal: Senin, 11 Agustus 2025

  • Bagikan