Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ditengah Kelangkaan BBM, Damkar dan Sopir Tangki Berjibaku Padamkan Api di Labuan Bajo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250826 215427
Upaya heroik dilakukan tim gabungan pemadam kebakaran bersama puluhan sopir tangki air dalam menjinakkan kebakaran besar yang melalap sebuah bengkel di jalur menuju Pasar Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa malam (26/8/2025). (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Upaya heroik dilakukan tim gabungan pemadam kebakaran bersama puluhan sopir tangki air dalam menjinakkan kebakaran besar yang melalap sebuah bengkel di jalur menuju Pasar Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa malam (26/8/2025).

Meski situasi diwarnai kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU di Kota Labuan Bajo, kerja keras tim di lapangan tidak surut.

Tercatat 7 mobil tangki air dan 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memasok air dan memadamkan api.

Baca Juga :  RSUD Komodo Resmi Gelar Onsite Training SIM-RS, Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Pantauan NTTNEWS.NET di lokasi, ratusan warga menyaksikan langsung kesibukan sopir-sopir mobil tangki yang bolak-balik hingga lebih dari 50 kali mengambil air dari titik-titik sumber. Air tersebut kemudian dialirkan ke mobil damkar yang telah siaga di depan lokasi kebakaran.

“Luar biasa perjuangan mereka. Para sopir tangki benar-benar berkorban tenaga demi membantu pemadaman api,” ujar Anton, salah seorang warga yang turut menyaksikan.

Masyarakat setempat pun bersyukur karena semua mobil tangki dan damkar berada dalam kondisi bahan bakar yang cukup.

Baca Juga :  Tak Main-Main! PSI Manggarai Barat Siapkan Kekuatan Penuh Rebut 2029

“Syukur BBM mereka aman. Coba kalau ikut terkendala, pasti lebih sulit memadamkan api. Bisa-bisa merambat ke rumah warga bahkan Pasar Baru Cermin,” tambahnya.

Lokasi kebakaran yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari area Pasar Baru Cermin membuat warga sempat cemas api akan meluas.

Namun, berkat kecepatan respons aparat dan dukungan masyarakat, si jago merah berhasil dijinakkan sebelum menjalar lebih jauh.

Seorang warga lainnya, Maria, mengaku lega setelah melihat api mulai bisa dikendalikan.

  • Bagikan