LABUAN BAJO | NTTNEWS.NET – Di balik perbukitan Kecamatan Sano Nggoang yang indah namun penuh tantangan, tersimpan sebuah kisah kemanusiaan yang menghangatkan hati.
Bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Sektor (Polsek) Sano Nggoang bersama PLTMG Rangko Flores menggelar bakti sosial bertajuk “Bhayangkara Peduli” di Kampung Jengok, Desa Wae Jare, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah terpencil dan masih minim akses terhadap pembangunan.
Kampung Jengok dipilih bukan tanpa alasan. Dusun yang berada di kawasan perbukitan itu hingga kini masih tergolong terisolasi dan belum menikmati aliran listrik dari jaringan nasional. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang sedang menempuh pendidikan, berlangsung dalam berbagai keterbatasan.
Rombongan yang dipimpin langsung Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan, S.IP, tiba sekitar pukul 11.00 WITA dan disambut antusias oleh warga yang telah menunggu sejak pagi.
Dalam sambutannya, IPDA Risbel menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian pemerintah dan berbagai pihak.
“Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan turun langsung menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Negara harus hadir di tengah rakyatnya. Melalui bakti sosial ini, kami ingin masyarakat di pelosok Kampung Jengok merasakan kehangatan, kepedulian, dan kehadiran nyata dari institusi Polri,” ujar IPDA Risbel Pandiangan.
Ia menambahkan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun solidaritas sosial serta memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Sano Nggoang bersama PLTMG Rangko Flores menyalurkan 50 paket sembako kepada keluarga kurang mampu. Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Selain sembako, puluhan paket alat tulis sekolah juga dibagikan kepada anak-anak sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di daerah yang masih mengalami keterbatasan fasilitas.
Kolaborasi antara Polri dan sektor swasta ini mendapat apresiasi karena dinilai menjadi contoh nyata sinergi dalam membantu masyarakat di daerah terpencil.
Perwakilan PLTMG Rangko Flores, Hanifudin Sujana, mengatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









