KUPANG | NTTNEWS.NET – Di tengah tekanan ruang fiskal daerah yang belum sepenuhnya longgar, kabar positif datang dari Pemerintah Pusat. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama seluruh kabupaten/kota di wilayah tersebut mendapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) yang secara keseluruhan mencapai sekitar Rp1,094 triliun.
Tambahan anggaran tersebut mendapat sambutan positif dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Ia menilai kebijakan Pemerintah Pusat tersebut menjadi bentuk nyata perhatian terhadap daerah, khususnya di tengah tantangan fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah.
Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas dukungan tersebut.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat NTT, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas perhatian dan kepeduliannya kepada daerah,” ujat Melki, Senin (11/8/2026).
Menurutnya, tambahan DAU tersebut tidak sekadar berbicara mengenai bertambahnya angka dalam struktur anggaran pemerintah daerah. Lebih dari itu, dukungan tersebut dinilai memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk tetap menjaga keberlangsungan pelayanan publik serta memastikan program pembangunan tetap berjalan.
“Tambahan DAU ini memberi ruang bernapas bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga pelayanan publik dan menjalankan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan rakyat,” katanya.
Secara khusus, Pemerintah Provinsi NTT mendapatkan tambahan DAU sebesar Rp17,415 miliar. Sementara itu, dukungan fiskal juga diberikan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota se-NTT dengan besaran yang berbeda-beda sesuai dengan kebijakan dan alokasi Pemerintah Pusat.
Jika diakumulasikan, total tambahan dana yang diterima pemerintah daerah se-NTT mencapai sekitar Rp1,094 triliun.
Angka tersebut menjadi bagian dari tambahan dana sekitar Rp20,5 triliun yang dialokasikan Pemerintah Pusat kepada 490 pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Melki menilai tambahan tersebut menjadi sinyal penting bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus membangun sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Bagi saya, ini bukan hanya soal tambahan anggaran. Ini tentang perhatian pemerintah pusat kepada daerah. Tentang gotong royong. Tentang memastikan pembangunan tetap berjalan, bahkan ketika tantangan fiskal sedang berat,” tegasnya.
Momentum pemberian tambahan DAU tersebut juga memiliki makna tersendiri bagi Pemerintah Provinsi NTT. Pasalnya, dukungan anggaran itu diterima hanya beberapa hari menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









