Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Armin Wuni Wasa Desak Pemkab Ende Tutup Sementara Jalur Sokoria–Saga untuk Kendaraan Berat

Kontributor : Rian Laka Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251106 220846
Anggota DPRD Ende dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Armin Wuni Wasa. (foto : isth).

3. Jalan Lokal: menghubungkan wilayah kecil dengan intensitas rendah, beban sumbu 4–6 ton.

“Nah, Jalan Sokoria–Saga ini statusnya jalan lokal kabupaten, jadi tidak boleh dilintasi kendaraan berbeban 8–10 ton. Kalau dipaksakan, pasti rusak total,”
tegasnya.

Selain soal jalan, Armin juga menyoroti pihak Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) yang dinilainya belum mematuhi Memorandum of Understanding (MOU) dengan Pemerintah Kabupaten Ende dan masyarakat Ndona Timur.

Baca Juga :  Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis

“SGI belum menunjukkan tanggung jawabnya terhadap masyarakat terdampak. Banyak pembangunan yang dijanjikan belum terealisasi,”ungkap mantan Ketua PMKRI Kendari itu.

Armin menyebut, dalam MOU tersebut SGI berkewajiban membangun infrastruktur jalan, menyediakan listrik gratis, dan mendirikan sekolah gratis bagi masyarakat di wilayah terdampak proyek panas bumi Sokoria.

“Tidak ada alasan bagi SGI untuk mengabaikan MOU. Kehadiran proyek geotermal telah berdampak langsung pada masyarakat, maka kewajiban perusahaan harus dipenuhi,”tegasnya lagi.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Ambruk Telan Nyawa WNA Austria, Penyidik Periksa Kades Cunca Wulang

Di akhir wawancara, Armin juga menyinggung soal transparansi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pengelolaan panas bumi Sokoria.

“SGI harus terbuka. Berapa setoran hasil pengelolaan geotermal ke PAD? Jangan diam. Kami butuh kejelasan, berapa sebenarnya setoran per tahun dari proyek ini kepada pemerintah daerah,” tutup Armin dengan nada kritis. **

  • Bagikan