Satu rumah di dekat lokasi belum sempat dicek karena penghuninya sedang berada di luar kota.
Wily menegaskan bahwa tindakan ini sangat merusak demokrasi.
“Oknum tersebut tidak paham makna pesta demokrasi. Seharusnya, pemilihan pemimpin harus dilakukan dengan sukacita dan saling menghormati,” tegasnya.
Sebagai Kordes Gorontalo untuk zona 3, Wily menyatakan akan melaporkan insiden ini kepada Bawaslu.
“Kami merasakan emosi yang mendalam oleh pendukung Paket Edi-weng nomor urut 2 atas kejadian ini dan merasa penting untuk melaporkannya,” ujar Wily.
Namun, ia juga menekankan pentingnya mendengarkan masukan dari para tetua adat di Wae Mata sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
“Saya sudah menginformasikan kejadian ini kepada Babinkamtibmas Desa Gorontalo untuk menindaklanjuti, agar kejadian serupa tidak terulang dan proses pemilihan dapat berlangsung dengan adil dan damai” tambahnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









