BORONG, NTTNEWS.NET – Kekecewaan terjadi di Kota Komba, Borong, Manggarai Timur, ketika Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pembantu disinyalir tidak mencairkan dana operasional Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dengan alasan kas habis.
Hendrikus J, anggota KPPS, mengungkapkan kekecewaannya pada Senin, 12 Februari 2024.
“Kami pulang tanpa membawa uang operasional. Layanan sangat lambat, hanya 42 nomor antri dari 176 PPS desa/kelurahan yang terlayani,” ujarnya.
Hendrikus menuturkan bahwa mereka menunggu sejak pagi dan pada sore harinya diberitahu bahwa uang tidak tersedia.
Situasi ini memicu kekhawatiran terkait kelancaran pemilu serentak yang dijadwalkan pada Rabu, 14 Februari.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









