Pantauan di lapangan menunjukkan warga sangat antusias berkumpul di sejumlah titik distribusi bantuan. Masyarakat menerima bantuan dengan tertib sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur, relawan dan semua pihak yang terlibat.
Distribusi bantuan tersebut diupayakan menyentuh masyarakat terdampak di dua desa, yakni Desa Kakor dan Desa Bea Kakor.
Bagi masyarakat yang sedang berada dalam kondisi pascabencana, bantuan kebutuhan pokok tersebut bukan sekadar barang yang diterima. Kehadiran para donatur dan relawan juga memberikan pesan bahwa masyarakat terdampak tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit.
Koordinator KOMPAK Community, Jefri Moa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada pihaknya untuk membantu masyarakat terdampak.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para donatur, lebih khusus kepada Brigjen Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., yang telah mempercayakan kami untuk menyalurkan bantuan kepada warga,” ungkap Jefri.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Eduardus Lemanto, pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Republik Indonesia, yang disebut telah menjembatani KOMPAK Community dengan para donatur.
“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Eduardus Lemanto, Pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Republik Indonesia, yang menjembatani kami dengan para donatur sehingga kami bisa membantu warga terdampak di kedua desa ini,” lanjutnya.
Pemerintah Desa Kakor bersama masyarakat terdampak turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Bagi masyarakat, perhatian tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang sangat berarti dalam kondisi pascabencana.
Kepala Desa Kakor, Hans Ndagur, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Brigjen Pol Awi Setiyono dan seluruh pihak yang telah membantu masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Kakor dan seluruh warga yang terdampak Gempa Flores menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Brigjen Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., atas perhatian, kepedulian dan solidaritas yang diberikan kepada warga kami, dan semua orang baik yang telah membantu,” ujar Hans Ndagur.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan masyarakat untuk melewati masa pemulihan setelah bencana. Bantuan yang datang tidak hanya meringankan beban kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan kekuatan psikologis kepada warga untuk kembali menata kehidupan.
Jefri Moa mengatakan, kepedulian terhadap warga terdampak gempa masih sangat dibutuhkan. Karena itu, KOMPAK Community masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun pihak lain yang ingin memberikan bantuan, baik dalam bentuk dana maupun barang.
“Kami masih membuka donasi untuk warga terdampak gempa. Bagi yang ingin membantu dapat melalui transfer ke rekening BRI 3835 0105 4169 539 atas nama Marianus Jefri Moa. Bantuan juga dapat diberikan dalam bentuk barang dengan menghubungi kami melalui nomor WhatsApp/HP 081392150443,” jelas Jefri.
Ia berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu masyarakat terdampak. Menurutnya, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan kerja sama dari berbagai pihak.
“Kami berharap kepedulian seperti ini dapat menjadi semangat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Dalam situasi bencana, kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” katanya.
Bantuan yang disalurkan Brigjen Pol Awi Setiyono melalui KOMPAK Community tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Desa Kakor dan Desa Bea Kakor.
Lebih dari sekadar bantuan berupa beras, telur, mi instan, susu, terpal dan tangki air, kepedulian tersebut menjadi pesan kemanusiaan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana tetap mendapatkan perhatian dan dukungan.
Semangat gotong royong, solidaritas dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan terus tumbuh sehingga masyarakat terdampak Gempa Flores dapat bangkit, memulihkan kehidupan dan kembali menata masa depan dengan penuh harapan. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









