Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Tote Bongkar Politik Anggaran Oligarki, Saatnya Transparansi di Ende

  • Bagikan
IMG 20250402 193821
Bupati Kabupaten Ende, Benediktus Tote Badeoda. (foto : NTTNews.net/Rian Laka).

ENDE, NTTNEWS.NET – Kabupaten Ende tengah menghadapi tantangan berat dalam pengelolaan politik anggaran yang dinilai tidak adil. Bupati Ende, Benediktus Tote Badeoda, menyoroti bahwa alokasi anggaran selama ini lebih menguntungkan kepentingan oligarki dibandingkan kesejahteraan masyarakat luas.

Dalam jamuan silaturahmi bersama puluhan awak media di Rumah Jabatan Bupati Ende menjelang Idul Fitri, Minggu, 30 Maret 2025, Bupati Tote menegaskan bahwa politik anggaran yang tidak berimbang telah berlangsung bertahun-tahun di Kabupaten Ende.

“Pasti kalian tahu bahwa politik anggaran di Kabupaten Ende selama ini berat sebelah. Ini sudah terjadi bertahun-tahun. Saya tidak tahu bagaimana jadinya jika bukan saya yang menang dalam pemilihan. Mungkin kondisi ini akan terus berlanjut,” ujar Tote.

Baca Juga :  Remaja 13 Tahun Tenggelam di Air Terjun Tiwu, Hari Kedua Pencarian Masih Nihil

Menurutnya, jika pemerintahannya menerapkan kebijakan anggaran yang adil sejak awal, maka tidak akan ada masalah besar. Namun, jika politik anggaran tetap berpihak kepada segelintir pihak dan tidak memperhatikan kepentingan masyarakat, Kabupaten Ende akan terus menghadapi hambatan dalam pembangunan.

Baca Juga :  Anggaran Dana Desa 2026 Merosot, Pembangunan Fisik Ditunda

“Kita harus menegaskan bahwa politik anggaran harus berpihak kepada masyarakat banyak. Jika kita memulai dengan kebijakan yang benar dan transparan, saya yakin Ende bisa berubah ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

  • Bagikan