Tote mengakui bahwa kondisi politik anggaran selama ini tidak berpihak pada kepentingan masyarakat dan harus diperbaiki dari tahap perencanaan hingga eksekusi. Dengan begitu, alokasi anggaran dapat lebih merata dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Ende.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam persoalan lama yang pernah terjadi di Kabupaten Ende. Oleh karena itu, dalam lima tahun masa kepemimpinannya, ia berkomitmen untuk membawa perubahan yang lebih baik.
Sebagai pemimpin yang mengedepankan transparansi, Tote mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Ende untuk bersinergi dalam membangun daerah yang lebih baik.
“Saya sudah sampaikan kepada teman-teman di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahwa saya memulai kepemimpinan ini dengan keterbukaan. Jika sebelumnya tidak ada keterbukaan, maka saya ingin mengubahnya. Lebih baik berbicara secara terbuka daripada diam dan membiarkan masalah terus berlanjut,” tegasnya.
Dengan komitmen ini, Bupati Tote berharap adanya perbaikan dalam sistem pengelolaan anggaran agar benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Ende. ** (Rian Laka)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









