Evakuasi dilakukan dengan cepat dan cermat. Penumpang utama dievakuasi menggunakan kapal scuba junkis ke sebuah resort di desa Warloka, sementara korban luka dibawa dengan RIB 02 untuk penanganan medis lebih lanjut.
“Berita baiknya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya satu ABK, Rizal (23 tahun), mengalami luka bakar sedang. Namun, dengan kerjasama yang solid antara berbagai instansi, termasuk Basarnas, KSOP, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan, korban segera mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan,” jelasnya.
Kapal yang terbakar diamankan oleh RIB KSOP dan RIB Ditpolairud, memastikan tidak ada gangguan pada alur pelayaran.
Keberhasilan misi penyelamatan ini adalah hasil dari kesiapan, kecepatan, dan keberanian para pahlawan laut, yang dengan setia menjaga keselamatan masyarakat maritim. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









