Adapun bantuan yang diberikan kepada setiap keluarga terdampak meliputi 40 lembar atap seng, paku seng, beras 50 kilogram, makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung/terpal, selimut, kid ware, kasur lipat, serta family kit.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Manggarai Barat untuk selalu waspada terhadap kondisi alam, terutama di tengah cuaca ekstrem seperti saat ini. Kita harus siap menghadapi kemungkinan terburuk seperti angin kencang, tanah longsor, maupun gempa bumi,” tegas Bupati Edi.
Bupati Edi juga menginstruksikan para kepala desa agar segera mengambil langkah percepatan pemulihan rumah warga yang terdampak.
“Saya minta Kepala Desa Watu Nggelek dan Desa Tondong Belang menggerakkan warga untuk bergotong royong memperbaiki bagian rumah yang rusak, sehingga keluarga korban bisa kembali beraktivitas dengan aman,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng menekankan pentingnya pemantauan wilayah secara berkelanjutan oleh pemerintah desa.
“Kepala desa harus terus memantau kondisi wilayahnya masing-masing dan segera melaporkan kepada pemerintah daerah apabila terjadi bencana alam, agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” ujar dr. Yulianus Weng.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi bencana alam yang dipicu oleh cuaca ekstrem. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









