Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Deputi Operasi Basarnas Turun Langsung Pimpin Hari ke-6 Pencarian WNA Spanyol di Labuan Bajo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251231 WA0208
Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, meninjau langsung jalannya operasi pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (31/12/2025). (foto : isth).

Selain melakukan pengarahan teknis di posko, pihak Basarnas juga bertemu langsung dengan keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa mendalam serta memastikan komitmen penuh negara dalam upaya pencarian.

Koordinasi juga dilakukan dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Bupati Manggarai Barat guna menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah sejak hari pertama kejadian.

Upaya pencarian ini turut mendapat perhatian internasional. Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, melalui surat resmi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Basarnas serta seluruh Tim SAR Gabungan atas dedikasi dan kerja kemanusiaan yang dilakukan.

Baca Juga :  Rakyat Kepung Aparat, Dugaan Mafia Tanah di Labuan Bajo Makin Terbuka

Dalam surat tersebut, Dubes Spanyol menyampaikan harapan besar agar tiga WNA Spanyol yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan.

Sebagai bentuk ikhtiar yang menyeluruh, Deputi Operasi bersama Gubernur NTT dan rombongan juga mengikuti prosesi adat dan keagamaan di sekitar lokasi kejadian.

Menutup rangkaian asistensi operasional, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso menyempatkan diri mengunjungi KN SAR Puntadewa untuk memberikan motivasi langsung kepada personel yang bertugas di laut.

Baca Juga :  Tolak Kuota 1.000 Wisatawan ke TNK, Ketua AWSTAR Peringatkan Anggota

“Saya tekankan kepada seluruh tim agar keselamatan diri tetap menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan operasi apabila kondisi cuaca tidak bersahabat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para penyelam untuk selalu waspada terhadap perubahan arus bawah laut.

“Perhatikan pergerakan arus di bawah permukaan. Jangan sampai semangat kemanusiaan justru menimbulkan risiko baru bagi personel,” pungkasnya. **

  • Bagikan