Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Mabar Gelar Rapat Paripurna ke-8 Terkait RPJMD 2025-2029, Simak Penjelasan Bupati Edi

  • Bagikan
IMG 20250327 173349
Penyampaian rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta penandatanganan nota kesepakatan rancangan awal RPJMD Kabupaten Manggarai Barat 2025-2029. (foto : NTTNews.net/Andy).

Bupati juga menyoroti kebijakan nasional terkait makanan bergizi gratis yang harus diimplementasikan di tingkat daerah.

“Program prioritas Presiden tentang makanan bergizi gratis adalah peluang besar bagi petani kita. Kita harus memastikan bahwa seluruh bahan bakunya berasal dari petani lokal, sehingga ekonomi desa juga ikut berkembang,” ungkapnya.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan setiap desa membentuk Koperasi Merah Putih. Ini bukan hanya untuk mendukung pertanian, tapi juga sektor perikanan dan peternakan, sehingga seluruh rantai pasok kebutuhan pangan dapat dikelola dengan baik,” terang Bupati.

Selain itu, peningkatan kualitas tenaga kerja juga menjadi fokus utama dalam lima tahun ke depan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja agar Balai Latihan Kerja (BLK) kita bisa menghasilkan tenaga kerja yang siap bersaing. Dengan begitu, anak-anak Manggarai Barat tidak hanya menjadi penonton, tetapi bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan,” jelasnya.

Baca Juga :  ASN Manggarai Jalani Pemeriksaan di Polres Manggarai Barat, Bupati Nabit Sampaikan Hal Ini! 

Dalam bidang tata kelola pemerintahan, Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Manggarai Barat telah menerapkan sistem penetapan harga satuan berbasis data yang dikaji oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Kita tidak lagi asal-asalan dalam menentukan harga satuan proyek. Semua berdasarkan analisis akademik agar sesuai dengan perkembangan inflasi dan harga pasar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa reformasi birokrasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Kita sudah berada di level 3,6 dalam indeks pelayanan publik. Target kami adalah mencapai angka yang lebih baik lagi yaitu angka 4. Kalau bisa sempurna, mengapa harus puas dengan yang ada sekarang?” tegas Bupati.

Baca Juga :  Wabup Yulianus Weng Resmi Membuka MTQ Kecamatan Komodo Ke-31

Rapat paripurna ini merupakan langkah awal dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Manggarai Barat 2025-2029. Setelah ini, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Bappeda Provinsi untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Kita harus memastikan bahwa setiap rencana pembangunan ini tidak hanya sesuai dengan visi daerah, tetapi juga dengan kebijakan nasional dan provinsi. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa membawa Manggarai Barat ke arah yang lebih baik,” tutup Bupati.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, seluruh anggota DPRD, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. “**

  • Bagikan