LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Ketua Komisi II DPRD Nagekeo, Isidorus Goa, bersama anggota Komisi II lainnya melakukan cek on the spot terhadap proyek Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Nataute, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.
Dalam kunjungan tersebut, mereka menekankan percepatan pembangunan proyek SPAM, yang mencakup wilayah Desa Nataute dan Kelurahan Nangaroro, agar segera beroperasi penuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala Desa Nataute, Timoteus Negha, menjelaskan bahwa proyek SPAM ini dikerjakan oleh CV Sela asal Ende.
Namun, hingga saat ini, masih ada beberapa sambungan rumah (SR) yang belum terpasang, khususnya di RT V, VI, dan VII.
“Untuk sementara, pekerjaan ini dilanjutkan oleh Dinas PUPR Nagekeo, karena pihak kontraktor sudah tidak bersedia bekerja lagi. Hal ini sesuai dengan hasil pengamatan kami di lapangan,” ungkap Timoteus.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Dinas PUPR kini tengah membenahi pipa lama dari program Pamsimas agar dapat melayani warga di RT V, VI, dan VII.
Menanggapi situasi ini, Anggota Komisi II DPRD Nagekeo, Anton Sukadame Wangge, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi proyek SPAM ini, mengingat masih ada tiga RT yang belum mendapatkan layanan air bersih.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









