Ketua FORKOMA Manggarai Barat yang juga anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi NasDem, Martinus Mitar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara FORKOMA dan Forum Peduli Mabar dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Ia mengatakan, pelatihan dibuka untuk masyarakat umum, tetapi jumlah peserta dibatasi agar proses pembelajaran berlangsung efektif dan materi dapat diterima dengan baik.
Antusiasme peserta, menurut Martinus, terlihat dari keterlibatan berbagai unsur, mulai dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), orang muda, wartawan pemula, hingga pelaku pariwisata di Labuan Bajo.
Sejumlah peserta merupakan rekomendasi dari berbagai instansi pemerintah daerah, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Sekretariat DPRD, Dinas Pariwisata, serta bagian humas Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara FORKOMA dan Forum Peduli Mabar. Kami melihat antusiasme yang sangat baik dari peserta yang berasal dari berbagai unsur, baik instansi pemerintah, orang muda, wartawan muda, maupun pelaku pariwisata,” jelas Martinus.
Ia menambahkan, materi yang diberikan sengaja difokuskan pada pengetahuan mendasar yang dibutuhkan peserta sebelum memasuki pembelajaran jurnalistik pada tingkat yang lebih lanjut.
Martinus menegaskan bahwa pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan tahap awal dari upaya pengembangan kemampuan jurnalistik di Manggarai Barat.
Tingginya minat terhadap kegiatan tersebut membuka peluang bagi penyelenggara untuk mengadakan pelatihan lanjutan, termasuk pelatihan jurnalistik tingkat menengah.
“Ini baru tahapan awal, yakni pelatihan jurnalistik tingkat dasar. Ke depan, kami berkomitmen untuk melanjutkannya ke tingkat menengah. Kami berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berharap materi yang diberikan dapat diikuti dengan serius dari awal hingga akhir,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, mereka yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan selama dua hari akan memperoleh sertifikat yang diterbitkan secara kolektif oleh Forum Peduli Mabar dan FORKOMA Manggarai Barat.
Melalui kegiatan ini, kedua forum berharap peserta tidak hanya mampu menghasilkan tulisan yang informatif, tetapi juga memahami pentingnya verifikasi fakta, keberimbangan berita, kepatuhan terhadap kode etik, serta tanggung jawab hukum dalam penyebaran informasi.
Pada akhirnya, penguatan kompetensi jurnalistik diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda Manggarai Barat yang kritis, berintegritas, dan mampu memanfaatkan media sebagai sarana edukasi, kontrol sosial, serta penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah. **o
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









