“Dalam turnamen ini, meskipun hasilnya belum sesuai harapan, kami tetap bersatu sebagai satu tim dan satu keluarga. Kami percaya bahwa kekompakan di luar lapangan akan membawa kami meraih prestasi yang lebih baik di masa depan, ” ujar Benediktus Budijo dalam sambutannya.
Diskusi tentang strategi permainan, evaluasi pertandingan, dan rencana ke depan menjadi topik utama dalam pertemuan ini.
Para pemain, pelatih, dan staf pendukung berbagi pengalaman dan motivasi, memperkuat ikatan persaudaraan di antara mereka.
Kehadiran Benediktus Budijo tidak hanya sebagai manajer, tetapi juga sebagai pemimpin yang dihormati dan dicintai oleh semua anggota tim, menambah kehangatan acara ini.
“Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa tumbuh bersama sebagai keluarga dalam setiap kemenangan dan kekalahan,” tambahnya.
Acara ini juga menjadi momen berharga untuk mengenali lebih dekat keluarga dan kerabat dari masing-masing anggota tim. Mereka berbagi cerita tentang keluarga, hobi, dan minat di luar lapangan sepak bola, memperkuat ikatan yang sudah terjalin.
Malam yang penuh kehangatan ini menegaskan bahwa Pordam FC bukan sekadar tim sepak bola, tetapi sebuah keluarga besar yang saling mendukung dan memotivasi.
Mereka tidak hanya bersaing di lapangan, tetapi juga bersatu sebagai satu kesatuan yang solid di luar stadion, siap menghadapi segala tantangan dan meraih prestasi gemilang di masa depan. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









