Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Api Ili Lewotolok di Lembata Naik Status dari Waspada ke Siaga

  • Bagikan
Gunung Api Ili Lewotolok yang berada di Kecataman Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur mengalami peningkatan status aktivitas vulkanik dari sebelumnya berada di level II (waspada) ke level III (Siaga) pada 27 Frebuari 2024 pagi tadi.
Gunung Api Ili Lewotolok di Lembata Naik Status dari Waspada ke Siaga. (foto : isth).

Berdasarakan pengamatan kata Hendra, Gunung Api Ili Lewotolok mengalami 4 kali gempa Letusan atau Erupsi dengan amplitudo 16.5-35.1 mm, dan lama gempa 60-107 detik serta 171 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.3-27.2 mm, dan lama gempa 27-102 detik.

“Selain itu juga ada 2 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 6-6.9 mm, S-P 0.6-0.7 detik dan lama gempa 10-11 detik dan 2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 3.5-4.9 mm, S-P 6-8 detik dan lama gempa 23-31 detik,” sebutnya.

PVMBG merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung dan wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Baca Juga :  Proyek Air Rp3 Miliar di Desa Ladur Hanya Bertahan Beberapa Bulan, DPRD Akui Banyak Kendala

“Untuk mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian selatan dan tenggara kawah G. Ili Lewotolok, masyarakat Desa Jontana agar diungsikan ke daerah yang lebih aman,” pintanya. ** (Ell)

  • Bagikan