Berdasarakan pengamatan kata Hendra, Gunung Api Ili Lewotolok mengalami 4 kali gempa Letusan atau Erupsi dengan amplitudo 16.5-35.1 mm, dan lama gempa 60-107 detik serta 171 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.3-27.2 mm, dan lama gempa 27-102 detik.
“Selain itu juga ada 2 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 6-6.9 mm, S-P 0.6-0.7 detik dan lama gempa 10-11 detik dan 2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 3.5-4.9 mm, S-P 6-8 detik dan lama gempa 23-31 detik,” sebutnya.
PVMBG merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung dan wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
“Untuk mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian selatan dan tenggara kawah G. Ili Lewotolok, masyarakat Desa Jontana agar diungsikan ke daerah yang lebih aman,” pintanya. ** (Ell)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









