Pada Rabu (16/1), situasi semakin memburuk dengan status gunung api meningkat menjadi level IV (awas).
Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 km dari pusat erupsi serta sektoral 5 km pada arah barat laut-utara.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Situasi ini memerlukan kerjasama dan kewaspadaan bersama guna mengurangi risiko dan melindungi keselamatan masyarakat. **
(Penulis: Maria Rineldi Anem, Mahasiswi Unika St. Paulus Ruteng, Program Studi Bahasa dan Sastra).
Catatan: Apabila ada kesalahan dalam berita ini akan menjadi tanggungjawab penulis
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









