LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Meski baru selesai dibangun pada Januari 2024 dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) senilai miliaran rupiah, Puskesmas Tana Mori di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, terlihat mengalami retak pada dinding dan plafon.
Pada Jumat, 8 Maret 2024, media ini melakukan pemantauan dan menemukan retakan tersebut tersebar hampir di setiap sudut ruangan.
Pantauan kami mengungkapkan retakan memanjang di depan dan belakang tembok puskesmas dua lantai tersebut.
Meskipun panjang retakan bervariasi, plafon bangunan juga terdampak retak. Papan informasi proyek yang terpasang menunjukkan pagu anggaran sebesar Rp7.707.561.019,38, dengan CV. Watu Bakok sebagai kontraktor pelaksana, CV. Galaxi Permai Konsultan sebagai konsultan perencana, dan CV. Irsyadi Consult sebagai konsultan pengawas.
Proyek dimulai pada 5 Juli 2023 dan dijadwalkan selesai pada 11 Desember 2023.
Plt Kepala Dinas Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan kondisi bangunan kepada CV. Watu Bakok untuk melakukan perbaikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









