Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Habiskan Anggaran Hingga Miliaran Rupiah, Puskesmas di Tanah Mori Sudah Retak

  • Bagikan
Meski baru selesai dibangun pada Januari 2024 dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) senilai miliaran rupiah, Puskesmas Tana Mori di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, terlihat mengalami retak pada dinding dan plafon.
Habiskan Anggaran Hingga Miliaran Rupiah, Puskesmas di Tanah Mori Sudah Retak. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Meski baru selesai dibangun pada Januari 2024 dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) senilai miliaran rupiah, Puskesmas Tana Mori di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, terlihat mengalami retak pada dinding dan plafon.

Pada Jumat, 8 Maret 2024, media ini melakukan pemantauan dan menemukan retakan tersebut tersebar hampir di setiap sudut ruangan.

Pantauan kami mengungkapkan retakan memanjang di depan dan belakang tembok puskesmas dua lantai tersebut.

Baca Juga :  Itok Aman Tak Lagi Aman! Uang Rp79,8 Juta Turis Italia Berujung Laporan Polisi

Meskipun panjang retakan bervariasi, plafon bangunan juga terdampak retak. Papan informasi proyek yang terpasang menunjukkan pagu anggaran sebesar Rp7.707.561.019,38, dengan CV. Watu Bakok sebagai kontraktor pelaksana, CV. Galaxi Permai Konsultan sebagai konsultan perencana, dan CV. Irsyadi Consult sebagai konsultan pengawas.

Baca Juga :  Tak Tinggal Diam! Hasanudin Hadir di Nampar Macing, Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Gempa

Proyek dimulai pada 5 Juli 2023 dan dijadwalkan selesai pada 11 Desember 2023.

Plt Kepala Dinas Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan kondisi bangunan kepada CV. Watu Bakok untuk melakukan perbaikan.

  • Bagikan