Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Hari ke-10 Pencarian, Satu Korban KM Putri Sakinah Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Padar

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260104 WA0115
Setelah sepuluh hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya kembali menemukan satu jenazah warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo. Penemuan tersebut terjadi pada Minggu (4/1/2026) pagi. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET Setelah sepuluh hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya kembali menemukan satu jenazah warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo. Penemuan tersebut terjadi pada Minggu (4/1/2026) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa operasi pencarian hari ke-10 difokuskan pada penyisiran pulau-pulau terdekat, penggunaan sonar, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai.

“Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian terhadap tiga WNA Spanyol yang memasuki hari ke-sepuluh, dengan melaksanakan penyisiran di pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta penyelaman,” ungkap Fathur Rahman.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Ungkap Oknum Polisi F Diperiksa Ditreskrimum di Polres Mabar

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.47 WITA, satu jenazah ditemukan oleh Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT.

“Tepat pukul 08.47 WITA, Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan korban KM Putri Sakinah pada koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E, dengan jarak penemuan sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal (LKK),” jelas Fathur.

Baca Juga :  Tim Resmob Komodo Ringkus Pelaku Pencurian Dan Amankan Barang Bukti Di Labuan Bajo

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Puntadewa, kemudian dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk proses lebih lanjut.

“Korban selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo Labuan Bajo,” tandasnya.

  • Bagikan