Dalam operasi pencarian hari ke-13 ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan kekuatan besar dengan melibatkan 168 personel dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat, komunitas penyelam Labuan Bajo, serta unsur gabungan lainnya.
Selain personel, sebanyak 18 alut utama juga dikerahkan untuk menyisir perairan dan pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo, termasuk wilayah yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
“Kami juga melibatkan unsur Ditpolair Polda NTT dengan menurunkan ROV dan sonar. Selain itu, digunakan pula Multi Beam Sonar dari ITB Bandung serta Multi Beam Sonar milik Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan sekitar Pulau Padar,” ungkap Fathur.
Meski telah menggunakan berbagai teknologi pendeteksian bawah laut, hingga saat ini hasil operasi pencarian masih belum membuahkan hasil.
“Hingga hari ke-13 pelaksanaan operasi SAR, hasil pencarian masih nihil,” tandasnya.
Sementara itu, dalam surat resmi yang dikirimkan kepada Basarnas, Kedutaan Besar Spanyol menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kerja keras, dedikasi, serta komitmen luar biasa Basarnas dan seluruh Tim SAR Gabungan dalam upaya pencarian korban.
Kedubes Spanyol berharap perpanjangan operasi SAR ini dapat membuahkan hasil dan korban segera ditemukan. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









