Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ini Pengakuan Saleh, Salah Satu Terduga Pelaku Capten Kapal Ilegal

  • Bagikan
IMG 20250122 184301
Muhamad Saleh (45), warga Aimere, Desa Aimere Timur, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada. (foto : isth).

Selain cuaca, ia mengaku belum pernah ada penangkapan sebelumnya selama bekerja di wilayah tersebut.

“Selama ini tidak ada penangkapan, ini baru pertama kali,” ujarnya.

Ketika ditanya soal dokumen dan izin kapal, Saleh mengatakan bahwa kapal yang dioperasikannya memiliki dokumen lengkap.

“Pas kecil, izin penangkapan, dan izin usaha kapal semuanya ada. Tapi mungkin masalahnya karena izin itu belum diperpanjang,” jelasnya.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Rp500 Miliar Memanas, Nama Haji Ramang-Muhamad Syair Kembali Terseret

Saleh juga menambahkan, pihaknya kesulitan memahami regulasi baru yang diberlakukan.

“Dulu surat-surat itu diurus oleh orang lain. Kami hanya memanfaatkan peluang untuk mencari nafkah. Kalau memang ada aturan baru, kami ingin diberi arahan yang jelas,” pintanya.

Baca Juga :  Pemeriksaan Kedua Kadis Pariwisata Manggarai Barat, Kasus Cunca Wulang Merambah Dugaan Korupsi

Di akhir wawancara, Saleh berharap ada solusi yang lebih baik untuk para nelayan seperti dirinya.

“Kami hanya mencari rezeki. Ladang kami adalah laut ini. Kalau memang ada aturan yang harus kami ikuti, tolong bimbing kami agar tidak salah langkah,” pungkasnya. **

  • Bagikan