“Kini, masyarakat sudah bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasa, karena badan jalan di titik longsor sedang dalam proses pembersihan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan sebelum dibersihkan dari material longsor, akses jalan tersebut tertutup setidaknya sepanjang kurang lebih 20 meter.
“Badan jalan yang dipenuhi material longsor berupa tanah merah, cenderung licin dilalui kendaraan akibat hujan, membuat personil Polri bersama masyarakat yang membantu harus bergerak cepat membersihkan lokasi longsor,” jelas Ajun komisaris besar polisi itu.
Selain itu, pekerjaan pembersihan material longsor ini, juga mencerminkan sinergitas baik antara Polri dengan stakeholder terkait, maupun masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat sekaligus bisa menjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.
Di lokasi longsor, Kapolres Mabar juga memberikan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan dan yang bermukim di sekitar area longsor agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam tanah longsor.
“Mengingat saat ini cuaca ekstrim yang ditandai dengan curah hujan yang tinggi, masyarakat perlu waspada dan bagi pengguna jalan agar tetap berhati-hati,” pesan orang nomor satu di Polres Mabar itu. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









