Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapolres Manggarai Tegaskan Tidak Ada Bukti Kekerasan dalam Pengamanan PLTP Ulumbu

  • Bagikan
IMG 20241004 212534
Kapolres Manggarai, AKBP Edwin Saleh, S.I.K., M.H. (foto : isth).

MANGGARAI, NTTNEWS.NET – Kapolres Manggarai, AKBP Edwin Saleh, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada data dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Manggarai yang mendukung adanya korban kekerasan terkait pengamanan identifikasi lahan untuk pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok, Kecamatan Satar Mese.

Pernyataan tersebut disampaikan Edwin Saleh saat dikonfirmasi oleh media ini melalui telepon pada Jumat sore, 4 Oktober 2023.

Ia mengklarifikasi kabar yang beredar di media sosial dan pemberitaan tentang dugaan kekerasan yang dilakukan aparat selama kegiatan pengamanan.

Baca Juga :  Bupati Edistasius Endi Paparkan RAPBD 2027 Manggarai Barat Rp1,18 Triliun, PAD Diproyeksikan Rp352,66 Miliar

Aksi mahasiswa di Kota Ruteng yang menunjukkan kepedulian terhadap dugaan kekerasan tersebut menjadi sorotan.

Saat mahasiswa melakukan audensi dengan pihak Polres Manggarai, mereka mengklaim adanya korban yang dirawat di RSUD Kabupaten Manggarai.

Namun, Edwin Saleh menegaskan bahwa tidak ada bukti atau data medis yang mendukung klaim tersebut.

Baca Juga :  TUNGGAKAN RP3,09 MILIAR! Vendor Segel Proyek Kantor Pajak Rp37 Miliar di Labuan Bajo, PPK Desak PT Joglo Lunasi Utang

“Dari hasil rekam medis, tidak ada pasien yang dirawat inap akibat kekerasan,” ujarnya.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya siap menerima laporan dari masyarakat jika ada yang merasa menjadi korban kekerasan.

  • Bagikan