“Di luar itu, ada juga barang-barang baru yang belum sempat dipakai. Semua ikut terbakar,” jelas Andi.
Andi menegaskan sebelum meninggalkan bengkel ia sudah memastikan keamanan listrik.
“Tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Semua colokan saya cabut, kecuali WiFi dan CCTV,” ujarnya.
Proses pemadaman dilakukan secara maksimal. Pemda Manggarai Barat mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, ditambah satu unit damkar milik Bandara Internasional Komodo, kendaraan water cannon Polres Manggarai Barat, serta satu unit water cannon Brimob.
Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari warga yang secara sukarela menurunkan sekitar enam unit mobil tangki untuk menyuplai air.
Namun, petugas sempat kesulitan menjinakkan api karena bangunan bengkel didominasi dinding seng, sehingga menyulitkan akses dan mempercepat rambatan api di bagian atap.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kebakaran ini meninggalkan luka mendalam bagi pemilik bengkel maupun warga sekitar.
Bengkel Berkat Motor, yang selama ini menjadi andalan masyarakat untuk perbaikan kendaraan bermotor, kini hanya tersisa puing-puing dan arang hitam.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan telah dipasang garis polisi. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









