“Jabatan adalah amanah yang harus dirawat dengan ketulusan, dedikasi, dan kerja nyata. Saya bertekad menjadikan Rutan Ruteng sebagai institusi yang tak hanya menegakkan aturan, tetapi juga memberi harapan dan pembinaan yang bermakna bagi warga binaan,” tegas Saiful.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan visi kolaboratifnya dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak—baik internal maupun eksternal—demi memperkuat peran strategis Rutan dalam sistem peradilan dan sosial.
Acara pisah sambut ini turut dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas IIB Bajawa, Prianggoro Agung Wibowo, sejumlah pejabat struktural, staf Rutan Ruteng, serta para tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Prianggoro memberikan apresiasi atas dedikasi Heri Sutriadi dan menyatakan dukungan penuh terhadap Saiful Buchori.
“Pemasyarakatan bukan sekadar pengawasan, tetapi proses pembinaan yang menyentuh sisi kemanusiaan. Sinergi antarlembaga dan antar-UPT adalah kunci bagi keberhasilan kita bersama,” ungkap Prianggoro.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh keakraban. Kehangatan yang terasa menjadi penegas bahwa pergantian pucuk pimpinan ini bukan sekadar transisi struktural, melainkan juga momentum pembaruan dan refleksi atas pengabdian.
Dengan semangat baru yang dibawa oleh Saiful Buchori, Rutan Kelas IIB Ruteng diharapkan terus tumbuh sebagai lembaga yang adaptif, inklusif, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan ** (Gordi Jamat).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









