Saat ini, pelatihan fotografi sedang berlangsung, yang merupakan hasil usulan para pencari kerja di awal tahun.
“Kelas ini sangat diminati, dengan peserta berusia antara 18 hingga 25 tahun,” kata Theresia.
Dengan 16 peserta, pelatihan ini mencakup individu yang sudah bekerja, pernah bekerja, hingga fresh graduate.
“Pelatihan fotografi ini penting, karena sektor kreatif seperti fotografi semakin meningkat. Dengan memiliki berbagai kompetensi, seperti kemampuan berbahasa Inggris dan fotografi, para pekerja dapat lebih bersaing di pasar,” imbuhnya.
Theresia menyebut bahwa pelatihan fotografi adalah program terakhir dari 14 pelatihan yang disediakan untuk BLK Mabar pada tahun 2024.
Untuk ke depan kata dia, pemerintah berencana melanjutkan program ini dengan kemitraan yang lebih luas untuk membangun sumber daya manusia di Mabar.
Sesuai dengan Prioritas RKPD tahun 2025 yang berfokus pada “Peningkatan Sumber Daya Manusia,” Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Mabar juga akan bekerja sama dengan lembaga pelatihan untuk penempatan pencari kerja ke luar negeri sebagai pekerja formal, dengan subsidi biaya pelatihan bahasa dari pemerintah daerah.
“Ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja kita,” tutup Theresia. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









