Tak hanya itu, Marten juga menyoroti perlunya pemeriksaan terhadap agen-agen wisata di Labuan Bajo.
Ia menyarankan agar pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa booking wisatawan dilakukan melalui agen resmi dan bukan melalui saluran pribadi yang tidak terdaftar.
“Banyak wisatawan yang kecewa akibat perlakuan oknum pariwisata yang hanya mengejar keuntungan pribadi. Ini merusak citra kota pariwisata kita,” tambahnya.
Marten juga menegaskan pentingnya menjaga nama baik Kabupaten Manggarai Barat di mata wisatawan.
Ia meminta kepada seluruh pelaku pariwisata untuk menjaga reputasi daerah ini.
“Semua spot wisata adalah milik publik, bukan milik perorangan. Tidak ada tempat untuk pungutan liar di tempat-tempat tersebut,” jelas Marten.
Dengan langkah-langkah yang jelas dan tegas ini, Marten berharap Manggarai Barat dapat memperbaiki citranya dan memberikan pengalaman wisata yang memuaskan serta aman bagi para pengunjung. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









