Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketua DPRD Manggarai Barat Sambut Kedatangan Keluarga Besar Kempo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250721 150422
Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, ST, menerima kunjungan perwakilan masyarakat Desa Kempo, Kecamatan Mbeliling, di ruang kerjanya, Senin siang (21/7/2025). (foto : isth).

Ia menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Kempo dalam menyambut satu abad berdirinya Gereja Rekas dengan kegiatan yang menyatukan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi undangan ini dan merasa terhormat diundang langsung oleh perwakilan masyarakat Desa Kempo. Perayaan 100 tahun gereja tentu merupakan momentum bersejarah dan harus disambut dengan semangat kebersamaan,” tutur Benediktus Nurdin.

Ia menambahkan bahwa DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat tentu akan mendukung inisiatif masyarakat yang bersifat membangun, terutama yang mengangkat nilai-nilai kekeluargaan, persatuan, dan kebudayaan.

Baca Juga :  Bupati Edi Tancap Gas Sukseskan MBG: Inovasi Digital hingga Jaminan Halal Jadi Andalan Mabar

“Turnamen seperti ini bukan sekadar hiburan, tapi juga menjadi ajang membina generasi muda agar sehat, sportif, dan punya semangat kolaboratif. Kami dari DPRD tentu siap hadir dan memberikan dukungan,” lanjut Benediktus.

Lebih lanjut, Benediktus juga menyampaikan rencananya untuk hadir langsung dalam pembukaan turnamen dan beberapa rangkaian kegiatan lainnya jika tidak ada agenda resmi yang bertabrakan.

Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan menjadi contoh perayaan religius yang merangkul semua lapisan masyarakat.

“Insya Allah, kalau tidak ada agenda penting lainnya, saya akan datang langsung untuk membuka turnamen ini. Ini bukan sekadar pesta olahraga, tapi pesta iman dan budaya,” tutupnya.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

Kegiatan perayaan 100 tahun Gereja Rekas di Desa Kempo diprediksi akan menjadi salah satu agenda keagamaan dan sosial terbesar tahun ini di wilayah Kecamatan Mbeliling, yang tidak hanya menyatukan umat, tetapi juga menjadi sarana promosi nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan pembangunan sosial berbasis komunitas. **

  • Bagikan