LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Penyelenggaraan Konferensi Cabang (Konfercab) II Gerakan Pemuda (GP) Ansor Manggarai Barat yang dijadwalkan pada 27 Februari di Hotel Pelangi tidak menghasilkan keputusan sebagaimana mestinya.
Seharusnya, Konfercab ini menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2025-2029. Namun, hingga acara berakhir, tidak ada struktur kepengurusan baru yang terbentuk.
Ketua GP Ansor Manggarai Barat periode 2021-2025, Usman Midin, menegaskan bahwa kegagalan ini terjadi karena kurangnya kebijaksanaan dari Ketua PW Ansor NTT, Ajhar Zowe, dalam menyikapi dinamika yang muncul setelah pembukaan acara.
“Sejak awal, kami sudah mengantisipasi bahwa akan ada dinamika yang bisa menghambat jalannya Konfercab. Maka dari itu, kami berupaya untuk terus berkoordinasi dengan Ajhar Zowe agar ada solusi yang bisa mengakomodir aspirasi dari berbagai pihak. Namun, sayangnya, masukan dan saran yang kami berikan tidak mendapat respons yang memadai,” ujar Usman Midin.
Ia menjelaskan bahwa setelah acara pembukaan, terdapat beberapa permasalahan yang berpotensi membuat jalannya Konfercab menjadi alot dan tidak menghasilkan keputusan yang diharapkan.
Pihaknya telah mencoba melakukan pemetaan masalah serta mencari solusi terbaik, tetapi langkah-langkah strategis yang diusulkan tidak mendapat tanggapan yang bijaksana dari Ajhar Zowe.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









