Dalam grup tersebut, Yanus Waro memposting informasi bahwa seluruh anggota DPRD Ende diundang oleh Bupati Ende untuk bertemu di Rumah Jabatan di Jalan Nangka pada pukul 19.00 WITA.
Menindaklanjuti informasi itu, Mahmud pun menghubungi Bupati Tote secara personal melalui WhatsApp untuk memastikan kebenarannya.
Namun, menurutnya, Bupati Tote membantah telah mengundang para anggota DPRD Ende.
Bupati menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan permintaan dari Wakil Ketua II DPRD Ende, dan dirinya hanya mengiyakan permintaan tersebut.
“Jadi, beredarnya informasi mengenai adanya pertemuan kemarin malam itu benar. Namun, itu bukan inisiatif atau undangan dari Bupati Tote, melainkan atas permintaan dari Wakil Ketua II DPRD Ende sendiri,” pungkas Mahmud. ** (RL)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









