Sementara itu, Marshinta Ayu Rahmadani berbagi wawasan mengenai literasi keuangan dan literasi digital untuk UMKM.
Ia menjelaskan, “Di era digital seperti sekarang, penting bagi pelaku UMKM untuk memahami cara mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan usaha mereka.”
Jefrin Hariyanto, MPsi, seorang praktisi dan konsultan psikologi, menyoroti pentingnya strategi pendanaan dalam pengembangan UMKM.
Ia menyatakan, “Tanpa strategi pendanaan yang tepat, bahkan ide bisnis terbaik pun bisa gagal. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu memahami berbagai sumber pendanaan yang tersedia.”
Moderator Suci Maria berhasil memandu diskusi dengan baik, menjalin interaksi antara narasumber dan peserta.
Acara ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menginspirasi peserta untuk lebih aktif dalam mengembangkan usaha mereka.
Dengan kegiatan ini, Koperasi Suka Damai berharap dapat terus berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM dan menciptakan iklim usaha yang lebih baik di NTT.
Seiring dengan persiapan agenda perak yang akan dilaksanakan pada 11 Oktober 2024, semangat kolaborasi dan inovasi menjadi kunci keberlanjutan koperasi dalam mendukung anggotanya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









