Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kuncinya Pemilihan Umum Berkualitas Adalah Kecerdasan dan Tolak Politik Uang

  • Bagikan
Dua hari sebelum momentum penting pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024, Alfonsius Andi, seorang pemuda yang berasal dari desa Kempo, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggarisbawahi pentingnya kecerdasan dalam memilih pemimpin dan wakil rakyat.
Alfonsius Andi. (foto : isth).

“Politik uang adalah ancaman serius bagi integritas pemilihan umum. Kita sebagai pemilih harus tegas menolaknya dan melaporkan setiap indikasi praktik tersebut kepada pihak berwajib,” tambahnya.

Dalam konteks pemilihan wakil rakyat, Andi menyampaikan bahwa pemilih juga perlu memahami peran legislator dan memilih calon yang memiliki rekam jejak yang positif dalam mewakili aspirasi masyarakat.

“Legislator adalah ujung tombak rakyat di parlemen. Kita perlu memastikan bahwa wakil rakyat yang terpilih memiliki dedikasi tinggi untuk mewakili kepentingan rakyat, bukan hanya kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” ujarnya.

Baca Juga :  Proyek Air Rp3 Miliar di Desa Ladur Hanya Bertahan Beberapa Bulan, DPRD Akui Banyak Kendala

Pemuda asal Kempo ini mengajak seluruh masyarakat untuk aktif terlibat dalam proses demokrasi, mulai dari memberikan suara hingga mengawal jalannya Pemilu.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam memastikan keberlanjutan demokrasi. Mari bersama-sama ciptakan pemilihan umum yang bersih, adil, dan berkualitas,” tutup Alfonsius Andi dengan semangat. **

  • Bagikan