Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Manggarai Barat Capai 98,6% dalam Indeks Pariwisata Inklusif 2023

  • Bagikan
IMG 20240726 152517
Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes. (foto : isth).

Labuan Bajo, sebagai bagian dari Kabupaten Manggarai Barat, juga menjadi lokasi untuk sejumlah acara regional, nasional, dan internasional, yang semakin memperkuat eksistensinya di kancah global.

Dalam seminar bertajuk “Mendorong Pariwisata yang Inklusif dan Berkelanjutan” yang diadakan di Sanur, Bali pada 18 Maret 2024, Komisioner Mediasi Komnas HAM Prabianto Mukti Wibowo membahas pentingnya prinsip-prinsip HAM dalam pengembangan pariwisata.

Menurut Prabianto, pariwisata tidak bisa lagi dipandang sebagai sektor yang bebas dari isu-isu HAM. Pelanggaran HAM sering kali terjadi dalam pembangunan pariwisata di beberapa wilayah di Indonesia.

Baca Juga :  RSUD Komodo Resmi Gelar Onsite Training SIM-RS, Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah, pelaku bisnis pariwisata, serta masyarakat sipil untuk secara bersama-sama mengintegrasikan prinsip-prinsip HAM ke dalam bisnis pariwisata.

Prinsip-prinsip panduan PBB tentang bisnis dan HAM dapat menjadi referensi untuk menciptakan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Tolak Kuota 1.000 Wisatawan ke TNK, Ketua AWSTAR Peringatkan Anggota

Dengan kata lain, pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan tidak mungkin terwujud tanpa mengedepankan prinsip-prinsip HAM sebagai panduan utama. **

  • Bagikan