“Kami melihat adanya perubahan positif di lapangan. Anak-anak di bawah umur kini lebih sedikit yang berkendara. Para orang tua juga mulai lebih waspada dan ikut bertanggung jawab,” kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang melalui Kasat Lantas, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos. pada Kamis siang (31/11).
Selain itu, pihak kepolisian juga aktif mengedukasi masyarakat selama operasi berlangsung.
Edukasi dilakukan melalui sosialisasi di sekolah-sekolah dan komunitas setempat untuk menanamkan pentingnya keselamatan berkendara.
“Kami tidak hanya menilang, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ini agar mereka benar-benar mengerti alasan di balik aturan tersebut,” jelas AKP Supartha.
Operasi ini juga mendapat perhatian dari tokoh masyarakat setempat. Bapak Yosafat, menyampaikan dukungannya terhadap upaya kepolisian.
“Langkah ini sangat baik untuk mendisiplinkan masyarakat. Kami harap ini menjadi awal dari budaya tertib lalu lintas di Manggarai Barat,” ujarnya.
Melalui Operasi Zebra Turangga 2024, masyarakat Labuan Bajo berharap keamanan dan ketertiban lalu lintas dapat terus terjaga. Harapan mereka sederhana: keselamatan adalah prioritas utama, baik bagi pengendara maupun pejalan kaki.
“Kami ingin jalanan di Labuan Bajo menjadi lebih aman untuk semua,” tutup Maria dengan penuh harap.
Dengan komitmen masyarakat dan pihak kepolisian, Labuan Bajo dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menciptakan budaya tertib lalu lintas demi keselamatan bersama. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









