Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Panen Simbolik Kebun Sayur BUMDes Benteng Tinggil, Dukung Program MBG

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250910 201415
Ferdy Pelong, Camat Kecamatan Pacar menyampaikan bahwa panen simbolik di kebun sayur petani di Dusun Wera, Desa Pacar, yang merupakan salah satu unit usaha BUMDes Benteng Tinggil Desa Pacar, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berlangsung pada Selasa (9/9/2025). (foto : isth).

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan panen simbolik tersebut menyambut dengan penuh sukacita. Mereka menilai kebun sayur ini menjadi jawaban atas kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga yang memiliki anak usia sekolah maupun ibu hamil.

“Dulu kami sering kesulitan mendapatkan sayur segar karena harus ke pasar yang jaraknya cukup jauh. Sekarang sudah ada kebun di desa sendiri, ini sangat membantu,” ungkap salah satu warga Desa Pacar.

Inisiatif BUMDes Benteng Tinggil sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat dan daerah, yakni peningkatan gizi masyarakat melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Tolak Kuota 1.000 Wisatawan ke TNK, Ketua AWSTAR Peringatkan Anggota

Program ini ditujukan bagi anak sekolah untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas generasi muda, serta bagi ibu hamil guna memastikan asupan gizi yang baik bagi janin.

“Melalui kebun sayur ini, kita ingin memastikan bahwa program MBG bisa berjalan dengan baik, tidak hanya di kota tapi juga sampai ke desa-desa,” jelas Ferdy Pelong.

Pemerintah kecamatan berharap keberhasilan Desa Pacar dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Manggarai Barat.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

Jika setiap desa mampu mengoptimalkan potensi lokalnya melalui BUMDes, maka kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

Ferdy menutup sambutannya dengan ajakan agar masyarakat terus mendukung dan menjaga keberlangsungan kebun sayur tersebut.

“Mari kita rawat bersama, karena ini bukan hanya milik BUMDes, tapi milik kita semua. Jika kita konsisten, desa kita akan semakin maju dan masyarakat pun sejahtera,” pungkasnya. **

  • Bagikan