Masyarakat yang hadir dalam kegiatan panen simbolik tersebut menyambut dengan penuh sukacita. Mereka menilai kebun sayur ini menjadi jawaban atas kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga yang memiliki anak usia sekolah maupun ibu hamil.
“Dulu kami sering kesulitan mendapatkan sayur segar karena harus ke pasar yang jaraknya cukup jauh. Sekarang sudah ada kebun di desa sendiri, ini sangat membantu,” ungkap salah satu warga Desa Pacar.
Inisiatif BUMDes Benteng Tinggil sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat dan daerah, yakni peningkatan gizi masyarakat melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini ditujukan bagi anak sekolah untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas generasi muda, serta bagi ibu hamil guna memastikan asupan gizi yang baik bagi janin.
“Melalui kebun sayur ini, kita ingin memastikan bahwa program MBG bisa berjalan dengan baik, tidak hanya di kota tapi juga sampai ke desa-desa,” jelas Ferdy Pelong.
Pemerintah kecamatan berharap keberhasilan Desa Pacar dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Manggarai Barat.
Jika setiap desa mampu mengoptimalkan potensi lokalnya melalui BUMDes, maka kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.
Ferdy menutup sambutannya dengan ajakan agar masyarakat terus mendukung dan menjaga keberlangsungan kebun sayur tersebut.
“Mari kita rawat bersama, karena ini bukan hanya milik BUMDes, tapi milik kita semua. Jika kita konsisten, desa kita akan semakin maju dan masyarakat pun sejahtera,” pungkasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









