LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, ST, menegaskan bahwa makna kebangkitan Kristus bagi seluruh masyarakat Manggarai Barat bukan sekadar perayaan iman, melainkan sebuah panggilan nyata untuk bangkit dari berbagai keterpurukan hidup, seperti kemalasan, keputusasaan, dan sikap egoisme yang dapat menghambat kemajuan bersama.
Menurutnya, peristiwa kebangkitan Yesus Kristus merupakan simbol kemenangan terang atas kegelapan, serta kemenangan kehidupan atas maut. Nilai ini, lanjut Benediktus, harus dimaknai secara mendalam dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kebangkitan Kristus mengajarkan kita bahwa terang selalu mengalahkan gelap, dan hidup selalu menang atas maut. Ini bukan sekadar perayaan liturgi, tetapi kekuatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik: dari yang lama yang penuh kebiasaan buruk, menuju manusia baru yang produktif, jujur, dan berbelas kasih,” ujarnya, pada Jumat (4/4/2026).
Ia menekankan bahwa semangat Paskah seharusnya menjadi momentum refleksi sekaligus transformasi, baik secara pribadi maupun sosial. Perubahan yang dimaksud tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga menyentuh sikap hidup dalam bermasyarakat, bekerja, dan membangun daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Benediktus Nurdin juga menyampaikan ajakan kepada seluruh umat Kristiani serta seluruh lapisan masyarakat Manggarai Barat untuk menjadikan Paskah sebagai titik awal kebangkitan bersama demi kemajuan daerah.
1. Bangkit dalam Persaudaraan Sejati
Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan merawat nilai toleransi yang selama ini telah menjadi ciri khas kehidupan sosial di Manggarai Barat.
Menurutnya, harmoni antarumat beragama yang telah terbangun merupakan kekuatan besar yang harus dipertahankan.
“Mari kita rawat betul apa yang sudah menjadi ciri khas kita di Manggarai Barat, yaitu toleransi yang tinggi. Kita sudah buktikan bahwa remaja masjid mau ikut menjaga keamanan misa Paskah, begitu pula sebaliknya. Ini adalah bukti nyata kasih Paskah. Jangan biarkan perbedaan merusak kerukunan yang sudah indah ini. Mari kita jaga kompak dan damai untuk kemajuan Labuan Bajo dan sekitarnya,” tegasnya.
2. Bangkit dalam Semangat Kerja dan Pelayanan
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya etos kerja dan semangat pelayanan, terutama di tengah berkembangnya sektor pariwisata di Labuan Bajo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









